Search This Blog

Sunday, August 01, 2004

ucix today

hualowwwhhhh
wah kemaren dah liburan heheheh
kemaren week end di rumah uci di jl.antosura
dapet maen juga di lek kin
yah silaturahmilah

o ya diana dateng tuh ma sodara²nya
lek yanti khan pulang dr sulawesi dia dah 3mingguan disono
trsu balik ke balik ngajak sodara²nya
si erik, diana ma sapa yah lg atu lupa nanya hehe

si kevin dah kelas 2 trus si ega dah tk
yg lucu egak khan dah telat 1 minggu masuk kelasnya
jadi pas masuk khan di suruh kenalan
di tanya neh
"sapa namanya ?" ==> "EGA" jawab ega polos
"rumahnya di mana?" ==> "di sawah " jawah ega tetep dengan polos
kontan aja semuanya ketawa termasuk ibunya yg nganterin
kata lek yanti "duh malu²in aja dih " hahahaha
ya namanya anak kecil masih lugu
emang dasarnya rumah lek yanti khan di deket sawah hehehhe
wah satu lg ega paling suka ama boneka barbie
apa aja deh berbau barbie dia suka
waktu sama arys ke rumah lek kin ega minta pake baju ulang tahun gara² liat iklan boneka barbie di tv hehehe
lucu deh

nah kemaren pas ama dinda kesana kevin ma ega pada bobo
jadi kayanya kurang seru deh

yayah arys baru jemput jam 6
ya udah malemnya kami dianter pulang ama mas eko dan mbak ayu
tp pas mo balik mas eko mampir dulu beli nomer hihihi
sekarang pasang nomer lg menggila neh dilingkungan rumah uci
ya herannya tetangga sebelah sering dapet hehehe
ya wes ra ngerti dah kl masalah itu

demikian aja deh sekilas info

SENTUHAN YANG MENYEHATKAN

SENTUHAN YANG MENYEHATKAN

Sentuhan atau pijatan pada bayi dapat merangsang produksi ASI, meningkatkan nafsu makan dan berat badannya. Tindakan ini juga akan mempererat tali kasih orang tua dan anak, serta menjadi dasar positif bagi pertumbuhan emosi dan fisik bayi.

Sentuhan alamiah pada bayi sesungguhnya sama artinya dengan tindakan
mengurut atau memijat. Kalau tindakan ini dilakukan secara teratur dan sesuai dengan tata cara dan teknik pemijatan bayi, ia bisa menjadi terapi untuk mendapatkan banyak manfaat buat si bayi yang Anda cintai. Untuk keperluan itu, tidak perlu mengundang dukun pijat bayi sebab pemijatan bisa Anda lakukan sendiri.

Dalam bukunya Pedoman Pijat Bayi, dr. Utami Roesli, Sp.A., M.B.A.
menyebutkan, terapi sentuhan (pijat) bisa memberikan efek positif secara fisik, antara lain kenaikan berat badan bayi dan peningkatan produksi air susu ibu (ASI). Hal itu sudah dibuktikan oleh penelitian T. Field & Scafidi dari Universitas Miami, AS, yang menunjukkan bahwa 20 bayi prematur mengalami kenaikan berat badan 20 - 47% per hari setelah dipijat 3 x 15 menit selama 10 hari. Bayi
cukup bulan usia 1 - 3 bulan yang dipijat 15 menit dua kali seminggu selama enam minggu mengalami kenaikan berat badan lebih tinggi dari kelompok bayi yang tidak dipijat. Bayi yang dipijat mengalami peningkatan tonus nervus vagus-nya (saraf otak ke-10). Ini membuat kadar enzim penyerapan gastrin dan insulin naik sehingga penyerapan terhadap sari makanan pun menjadi lebih baik. Penyerapan makanan
yang lebih baik akan menyebabkan si kecil cepat lapar dan karena itu lebih sering menyusu. Akibatnya, produksi ASI akan lebih banyak.
Merasa aman dan tenang Rene Spitz, dokter anak dan psikiater dari Amerika, melaporkan, bayi yang banyak memperoleh sentuhan, khususnya dari ibu, jarang mengalami simptom hospitalismus (gangguan yang sering dialami bayi yang tinggal di panti asuhan, seperti radang telinga tengah, campak, gangguan usus, dll.)

Pengamatan T. Field seperti dikutip dr. J. David Hull, ahli virologi
mulekuler dari Inggris, dalam makalah berjudul Touch Therapy: Science
Confirms Instinct, menyebutkan terapi pijat 30 menit per hari bisa
mengurangi depresi dan kecemasan. Tidurnya pun bertambah tenang.
Terapi pijat 15 menit selama enam minggu pada bayi usia 1 - 3 bulan juga meningkatkan kesiagaan (alertness) dan tangisnya berkurang. Ini akan diikuti dengan peningkatan berat badan, perbaikan kondisi psikis, berkurangnya kadar hormon stres, dan bertambahnya kadar serotonin.
Meningkatnya aktivitas neurotransmitter serotonin ini akan meningkatkan kapasitas sel reseptor yang mengikat glucocorticoid (adrenalin). Proses ini menyebabkan terjadinya penurunan kadar hormon adrenalin (hormon stres), dan selanjutnya akan meningkatkan daya tahan tubuh. Lebih dari itu, seperti disebutkan dalam buku Pedoman Pijat Bayi, sentuhan, belaian, dan pijatan akan mempererat ikatan kasih sayang orang tua dengan anak. Terhadap perkembangan emosi anak, sentuhan orang tua merupakan dasar perkembangan komunikasi, yang akan memupuk cinta kasih timbal-balik, dan menjadi penentu bagi anak untuk menjadi anak yang berbudi pekerti dan percaya diri. Lagi pula ia akan merasa aman karena merasa yakin memiliki kasih sayang dan perlindungan dari orang tua.
Untuk kasus tertentu, pijat bayi juga dapat memberikan manfaat tambahan.
Bagi pasangan yang masih remaja (teenage parents), pijat bayi mendongkrak rasa percaya diri dan rasa penerimaan atas keadaannya menjadi orang tua, serta meningkatkan harga diri sebagai orang tua. Bagi orang tua angkat, pijat bayi membantu menciptakan ikatan yang lebih kuat dengan bayinya. Mereka akan lebih cepat mengenal dan merasakan bahwa mereka saling terikat dalam satu keluarga.
Untuk mengurangi kolik - yang biasanya ditandai dengan tangis melengking - orang tua dianjurkan memijat bayinya ketika kolik berlangsung, dan setiap kali sebelum bayi tidur. Dengan memijat, interaksi bayi dengan orang tua lebih positif, dan bayi menjadi lebih tenang, serta waktu tidur dan bangunnya lebih teratur.
Pijatan juga terbukti dapat melegakan saluran napas yang menyempit karena asma, mampu mengurangi perasaan gelisah dan depresi sehingga serangan asma berkurang. Bahkan pemijatan pada bayi dari ibu HIV-positif dapat lebih menaikkan berat badan dan meningkatkan perkembangan motorik bayi.

setiap pijatan berkhasiat

Setiap gerakan yang berkaitan dengan kegiatan mengurut atau memijat memiliki khasiat. Gerakan usapan misalnya, dapat menenangkan anak, sehingga bermanfaat bagi anak yang berpembawaan gugup. Pada anak yang lesu dan malas bergerak, Barbara Ahr, ahli fosioterapi, menganjurkan agar usapan dilakukan sedikit lebih bertenaga dan diarahkan ke jantung. Usapan juga dapat merangsang aliran darah dan getah bening. Anda bisa mengusap-usap bagian punggung, tungkai, atau lengan si kecil.
Mengurut bayi bisa juga dengan gerakan remasan. Remasan, menurut Ahr,
berkhasiat pada jaringan penentu kemelaran otot yang terletak pada gelendong jaringan otot. Dengan kata lain, remasan dapat membuat otot bayi menjadi lebih kuat, sekaligus akan lebih melancarkan peredaran darah.
Teknik remasan dilakukan dengan cara bagian tungkai atau lengan dipadatkan atau dimelarkan menggunakan sisi tangan bagian dalam dan sedikit gerakan memeras; mirip gerakan membuat adonan roti.
Teknik kocokan dilakukan dengan cara "menggulung". Tangan diletakkan sejajar dengan anggota badan, sambil mengurut seperti menggulung sosis atau mengaduk adonan. Teknik ini bermanfaat untuk mengendorkan jaringan.
Cara lain, dengan teknik lingkar. Mula-mula dilakukan usapan, kemudian membuat bentuk lingkaran-lingkaran dengan kedua tangan. Dari lingkaran besar kemudian mengecil. Dengan latihan, lingkaran yang terbentuk akan makin bulat.
Teknik urut lingkar, menurut Ahr, memberikan stimulasi pada permukaan
jaringan, bahkan ke bagian jaringan lebih dalam. Hasilnya, aliran darah meningkat dan pembuluh darah lebih lebar.
Semua teknik urut (usapan, remasan, kocokan, dan gerakan lingkar) bisa saling melengkapi. Bila dikerjakan secara lengkap, hasilnya akan lebih baik.
Pemijatan bisa dilakukan oleh ayah, ibu, nenek, atau anggota keluarga lain.
Penelitian di Australia membuktikan, bayi yang dipijat ayahnya berat
badannya cenderung naik dan hubungan dengan ayah makin baik. Bahkan bayi yang dipijat sejak usia empat minggu, ketika mencapai usia 12 minggu, akan lebih responsif.

Kapan boleh mulai dipijat?

Dalam buku Pedoman Pijat Bayi, dr. Utami Roesli menyebutkan bahwa pijat bayi dapat dilakukan segera setelah bayi lahir. Jadi, dapat dimulai kapan saja sesuai keinginan. Bayi akan mendapat keuntungan lebih besar bila pemijatan dilakukan tiap hari sejak lahir sampai usia enam atau tujuh bulan. Pemijatan dapat dilakukan pagi hari sebelum mandi. Bisa juga malam hari sebelum bayi tidur sehingga bayi dapat tidur lebih nyenyak. Tindakan pijat dikurangi seiring dengan bertambahnya usia bayi. Sejak usia enam bulan, pijat dua hari sekali sudah memadai.
Sebelum memijat, pastikan tangan Anda bersih dan hangat. Periksa kuku dan perhiasan untuk menghindari goresan pada kulit bayi. Bayi sudah makan atau benar-benar tidak sedang lapar. Tapi jangan memijat segera setelah bayi selesai makan.
Yang juga penting diperhatikan, jangan membangunkan bayi hanya untuk
dipijat. Jangan memijat bayi yang sedang tidak sehat, atau tak mau dipijat.
Tidak boleh memaksakan posisi pijat tertentu pada bayi.
Sebelum pemijatan hendaknya disiapkan lebih dulu handuk, popok, baju ganti, dan baby oil atau baby lotion. Bayi dibaringkan di atas permukaan kain yang rata, lembut, dan bersih. Pilih ruangan yang nyaman, hangat, dan tidak pengap untuk kegiatan ini. Lakukan secara menggembirakan bagi Anda maupun si bayi.
Sebelum memijat, perlu dilakukan gerakan pembuka berupa sentuhan ringan di sepanjang sisi wajah bayi dan mengusap-usap rambut kepala, sambil diajak berbicara. Sebelum dan selama pemijatan, kulit bayi perlu sesering mungkin dilumuri baby oil atau baby lotion.
Awalnya dilakukan sentuhan ringan dan lembut. Kemudian secara bertahap ditambahkan tekanan pada sentuhan itu, terutama bila bayi sudah mulai menerima pijatan itu. Bila bayi menangis, tenangkan dulu sebelum pemijatan dilanjutkan. Kalau tangisnya makin keras, pemijatan sebaiknya dihentikan. Mungkin bayi minta digendong, disusui, atau mengantuk. Selama pemijatan, pandanglah mata bayi dengan penuh kasih sayang. Lewat kontak pandang, Anda bisa belajar mengenali reaksi anak dan bisa mengamati penerimaan kegiatan memijat ini oleh anak. Anda pun dapat sekaligus menetapkan takaran pijatan yang pas untuk bayi Anda. Untuk menciptakan suasana tenang, ada baiknya sambil bersenandung atau memutar lagu lembut.
Tak ada ketentuan baku tentang lamanya pemijatan. Namun berdasarkan
pengalaman, untuk seluruh tahap pemijatan secara lengkap perlu disediakan waktu khusus minimal 15 menit. Setelah selesai, dr. Utami Roesli menyarankan, bayi perlu dimandikan agar merasa segar dan bersih dari lumuran baby oil. Hindarkan mata bayi dari percikan minyak atau baby oil. Kegiatan mengurut bayi tidaklah menuntut keterampilan khusus. Pada awalnya mungkin kurang sempurna, namun kalau makin sering dilakukan, akan ditemukan pijatan dengan intensitas yang pas untuk bayi Anda. Selamat mencoba. (dr. Audrey Luize/Rye)

http://www.indomedia.com/Intisari/1999/november/sentuhan.htm



PIJATAN SESUAI UMUR

Tak ada teknik pijat yang baku. Tiap individu, menurut dr. Utami Roesli, bisa menerapkan teknik dan tahapan pemijatan masing-masing. Namun, untuk bayi berumur 0 - 1 bulan, disarankan hanya diberi gerakan usapan halus.
Sebelum tali pusat lepas, sebaiknya tidak dipijat di daerah perut.
Bayi umur 1 - 3 bulan, diberi gerakan pijat halus dengan tekanan ringan.
Untuk bayi usia 3 bulan - 3 tahun, bisa ditambah dengan tekanan. Pemijatan dimulai dari kaki, bagian dada, tangan, muka, dan diakhiri pada bagian punggung.
Pemijatan kaki dengan cara memegang pangkal paha bayi, lalu tangan
digerakkan ke arah pergelangan kaki seperti memerah susu. Atau, dua tangan bergerak bersamaan, dari pangkal paha dengan gerakan memeras, memijat, dan memutar kaki bayi secara lembut.
Telapak kaki diurut dengan kedua ibu jari. Atau, membuat lingkaran-lingkaran kecil pada telapak kaki. Jemari kaki dipijat satu per satu dengan gerakan memutar menjauhi telapak kaki, dan diakhiri dengan tarikan lembut pada tiap ujung jari.
Punggung kaki diurut dengan kedua ibu jari. Atau, ibu jari membuat
lingkaran-lingkaran kecil dari mata kaki ke jari kaki. Selanjutnya kedua tangan membuat gerakan menggulung ke arah pergelangan kaki. Akhirnya, kedua kaki bayi dirapatkan, dan dengan halus kedua kaki bayi diusap dari atas ke bawah. Untuk memijat perut, lakukan gerakan pada perut bayi seperti mengayuh pedal sepeda, dari atas ke bawah, dengan telapak tangan kanan dan kiri secara bergantian. Selanjutnya, gerakan menekuk kedua lutut bayi secara lembut hingga menekan ke perut bayi. Ada juga gerakan membuat lingkaran-lingkaran searah jarum jam, gerakan membentuk huruf "U", dll.
Dada dipijat dengan telapak tangan yang membuat gerakan dari tengah dada ke samping. Atau, gerakan membentuk gambar jantung dengan meletakkan ujung-ujung jari pada ulu hati.Cara lain, gerakan seperti membuat gambar jantung kecil di sekitar puting susu. Atau, gerakan membuat gambar jantung besar hingga ke tepi selangka,lalu jari-jari tangan diregangkan seolah membuat gambar burung kecil. Pemijatan tangan dimulai dari pundak, tangan kanan dan kiri Anda bergerak
seperti memerah susu. Atau, kedua tangan melakukan gerakan memeras, memijat, dan memutar secara lembut pada lengan bayi. Pada telapak tangan, kedua ibu jari membuat lingkaran-lingkaran kecil. Sementara keempat jari Anda memijat bagian punggung tangan bayi. Jari bayi
dipijat satu per satu ke arah ujung jari dengan gerakan memutar. Gerakan ini diakhiri dengan tarikan lembut pada tiap ujung jari.
Lengan bayi dipijat dengan gerakan menggulung dari kedua telapak tangan Anda. Kemudian kedua lengan bayi dirapatkan ke badannya dan diusap lembut. Pemijatan muka dimulai dengan mengusap wajah bayi ke arah samping dengan kedua telapak tangan. Lalu jemari menekan lembut di tengah dahi, dan membuat gerakan ke samping kiri dan kanan. Buat lingkaran-lingkaran kecil di pelipis, juga ke daerah pipi di bawah mata. Kedua ibu jari memijat alis mulai dari tengah ke samping.
Pemijatan punggung dilakukan menggunakan kedua telapak tangan. Atau, dengan gerakan mengusap, membuat lingkaran-lingkaran kecil, gerakan menggaruk dengan tekanan lembut.

Berikut ini contoh teknik lain mengurut wajah bayi:

1.Gerakan membedaki hidung. Hidung bayi "dicolek" bedak
dengan telunjuk.
2.Gerakan menyeterika dahi. Caranya, pelipis diusap dengan
telapak tangan.
3.Gerakan cincin mata. Membuat lingkaran di sekeliling
mata dengan ujung jari.
4.Gerakan lingkar di pipi dengan cara menggambar lingkaran
di pipi, mula-mula besar kemudian makin kecil.
5.Gerakan mencubit-cubit kulit pipi.
6.Menempelkan telapak tangan di pipi lalu
digoyang-goyangkan.
7.Gerakan bersiul, yaitu dengan mengusahakan agar mulut
bayi dimonyongkan.
Selain untuk mengurut wajah, teknik urut serupa juga bisa untuk pemijatan
bagian kaki, tungkai dan lengan, perut, dada dan punggung.

Thursday, July 29, 2004

nenekNYA SIAPA AYOO!!!

Di suatu siang yang cerah..!! ada seorang nenek-nenek yang ingin
menyeberang jalan. namanya juga udah nenek-nenek..nih nenek nyebrang
sembarangan aja, nggak liat kanan ato kiri..
Pas nenek itu nyebrang melintas sebuah mobil sedan dengan kecepatan
tinggi...
si pengemudi sedan langsung injak rem ketika melihat tuh nenek
nyebrang...dan
CIEEET...IETEETETTTTTTT....KIETTTT..bruggg
mobil sedan akhirnya menabrak trotoar dan si nenek Selamat....

karena kesal mobilnya hancur gara2 tuh nenek si pengemudi membentak
si nenek

" Ehhh nenek2 gak tau diri...Kagak punya mata apa lo.....Nyebrang
gak liat liat...dasar keriput..."

lantas sang nenek pun menjawab

"ehhhh enak aja....lo kali yang gak punya mata...
buktinya lo....mo NABRAK GW GAK KENA...Kasiann deh looo!!! "

DAN NENEK PUN PERGI DGN CUEK!!!

PENGEMUDI "@$#%&^^&***?????"

ucix today

wahhh.... there problem in the morning
but it's ok :)
bisa di kendalikan hehehe ^_*

dina dateng hari ini
nanyain barangnya, dan bayar sekalian heheheh
trus order lagi sip sip dah
ternyata dia dah kerja di jl.kecubung
sebagai sekretaris apa yah nama perush nya
gue lupa hehhehe

nah gek wah dateng jg hari ini
wah anak satu ini dah lama banget gak kesini
kiraiin tadi sapa
pas masuk eh mbak uci
lumayan lama seh gue mikir
o iya dia gekwah hihihi
dasar pikun
dia main ma kknya
waktu ditanya kenapa gak pernah keliatan
dia bilang sih gak kemana
disini aja cuman jarang main aja
katanya dia juga masih kul semester 5
hah....
demikian sekilas info

kemarean mati lampu

wahhh
kemaren beneran bete dah
bukanya jaga internet jadinya
berhubung mati lampu jadinya gue nungguin gedung kosong
soalnya apotiknya tutup
mati lampu ampe jam 4 sore
pas gue balik baru idup
bete banget dag
ya wes namanya jg ker ikut orang
kalo gak mending bobo dirumah hihihi

Tuesday, July 27, 2004

DIARE – MUNTAH

DIARE – MUNTAH
Pada dasarnya, diare dan muntah adalah upaya tubuh untuk mengeluarkan racun dan mengeluarkan
virus/kuman. Tidak perlu memberikan obat anti muntah atau obat untuk “mampet”kan
diarenya. Obat-obat semacam ini dapat megurangi/menghentikan gejala diare/muntah tetapi tidak
dapat mengobati penyakitnya. Perbaikan tersebut bersifat “semu”. Kita bisa
terkecoh, seolah anak membaik, padahal penyakitnya masih terus berlangsung. Selain itu, obat2
tersebut juga bukan tanpa risiko efek samping.

PENYEBAB: pada anak terutama bayi, umumnya disebabkan oleh virus.
Penyebab lainnya adalah food posoning, alergi makanan, dan pemakaian antibiotik

TATALAKSANA – CEGAH DEHIDRASI - Minum banyak
F ASI diteruskan, campur dg Oral rehydration Solution (ORS) seperti pedialit atau oralit
F Bila diare hebat, fokus pada upaya rehidrasi, kalau perlu, untuk sementara waktu tidak perlu
makan sampai dehidrasi teratasi

Kapan menghubungi dokter?
- Ada darah di tinja
- Tidak buang air kecil > 8 jam, bibir kering, air mata kering
- Luar biasa mengantuk, sulit dibangunkan
- Lemas, layu

PRINSIP:
- Umumnya tidak perlu diberi antibiotik, antibiotik hanya bila tinja berdarah (butuh
evidence/lab). Antibiotik justru akan memperparah diarenya dan akan menyebabkan infeksi
tambahan oleh jamur/fungus/candida
- Jangan minum obat untuk menghentikan diare seperti primperan, motilium, juga tidak perlu minum
Kaopectate, smecta, ensim
- Pada diare akut, tdk perlu mengganti susu formula.
- INGAT - Jangan memberikan obat anti muntah!!!!

25 Pertanyaan Penting Sekitar Bayi

Sumber: www.ayahbunda.com

25 Pertanyaan Penting Sekitar Bayi
1. Apakah manfaat ASI bagi bayi lahir dini ?
ASI sangat dibutuhkan oleh semua bayi, terlebih lagi bayi lahir dini
(prematur) . Ketika melewati masa kritis, yaitu minggu pertama kelahirannya , bayi lahir dini
sedang berjuang untuk tumbuh. Tak ada yang dapat membantu perjuangannya selain ASI. Sebaiknya, bayi
tetap disusui, sekalipun bayi lahir dini umumnya tidak banyak minum. Si kecil sangat membutuhkan
ASI, karenaASI menyediakan antibody, kalori, vitamin dan protein sesuai kebutuhan si kecil di masa
kritis itu.

2. Normalkah jika ASI merembes waktu mendengar tangisan bayi ?
Normal, Bahkan jika yang menangis itu bukan bayi Anda. Hal ini terjadi karena reaksi oxytocin,
hormon yang bertugas mengatur produksi ASI, akan segera diproduksi sesaat Anda teringat pada si
kecil. atau mengalami sesuatu yang mengingatkan Anda pada si kecil.

3. Bayi baru sering menangis dan terlihat tidak bahagia, apakah ini pertanda dia bayi sulit ?
Hal ini normal terjadi, dan belum dapat digolongkan sebagai bayi sulit. Penelitian menunjukkan
bahwa tangis si kecil membentuk pola tertentu. Si kecil akan sering menangis setelah memasuki usia 2
- 3 minggu kelahirannya, dan akan mencapai puncaknya pada usia 6 - 8 minggu, untuk kemudian mereda
kembali, hingga mencapai titik terendah pada bulan keempat.Selain itu, bayi biasanya menangis
untuk sekedar melepas ketegangan.

4. Mengapa bayi sering menggeliat ?
Bayi, terutama yang masih sangat kecil, banyak bergerak. Umumnya gerakan mereka terjadi diluar
kendali, dengan hentakan-hentakan yang disebabkan oleh pesatnya perkembangan neurologis di
bulan-bulan pertama. Namun, jika menurut ,Anda gerakannya lebihdaripada gerakan biasa - seperti
kejang-kejang- segera konsultasikan ke dokter. Pada beberapa kasus, gerakan spontan mengindikasikan adanya
serangan atau gangguan neurologis.

5. Dapatkah bayi baru lahir mengenali suara ibunya ?
Penelitian menunjukkan bahwa bayi dapat mengenali suara ( suara orang tua, misalnya ) dan bereaksi
pada bulan pertama kelahirannya, namun tak dapat dipastikan dapat memahami emosi dan makna dari
intonasi yang menyertai suara tersebut.

6. Adakah faktor yang perlu diperhatikan agar dapat menyusui dengan baik ?
· Segera beri ASI saat si kecil terlihat lapar. Paling tidak, 10 - 12 kali sehari selama minggu
pertama. Semangkin sering si kecil disusui, semangkin meningkat produksi ASI Anda.
· Pastikan si kecil disusui dalam posisi yang tepat, Pipi dan dagunga menempel pada payudara, dan
seluruh areola berada dalam mulut bayi. Posisi menyusui yang baik akan mengurangi terjadinya
resiko luka di sekitar areola.
· Susui si kecil dengan kedua payudara secara bergantian, setiap kali menyusui.

7. Posisi tidur seperti apakah yang baik untuk bayi baru ?
Penelitian terakhir mengindikasikan bahwa bayi yang baru lahir sebaiknya dibaringkan dengan posisi
terlentang. Posisi ini berperan mencegah terjadinya risiko kejadian SIDS ( Sudden Infant Death
Syindrome )

8. Bagaimana perawatan yang tepat sebelum tali pusat si kecil puput ?
Setiap mengganti popok si kecil, tutupkanlah kapas beralkohol pada tali pusat si kecil. Kemudia
bersihkanlah sekelilingnya dengan kapas.
Hingga saatnya puput, sebaiknya Anda tidak menutupi daerah tersebut dengan popok. Sebaiknya, lipat
popok pada bagian bawah tali pusat, demi melancarkan aliran udara di sekitarnya.
Biasanya tali pusat akan puput setelah 1 - 2 minggu.

9. Apakah baik jika Si kecil tidur di tempat tidur yang sama dengan orangtuanya ?
Ada sisi negatif dan positif dari aktifitas ini. Sisi positifnya adalah si kecil akan lebih mudah
disusui pada malam hari, dan Anda akan merasa aman karena berdekatan dengannya.
Sedangkan sisi negatifnya adalah Anda membuka peluang terbentuknya kebiasaan yang sulit untuk
dirubah

10. Apakah tandanya kondisi si kecil sedang tidak sehat ?
Jika salah satu atau beberapa tanda di atas terlihat, segera bawa si kecil ke dokter.
· Suhu tubuh yang tinggi, pada bayi yang baru lahir seringkali menandakan bahwa si kecil sedang
mengalami demam.
· Muntahan yang berulang menimbulkan resiko dehidrasi pada si kecil.
· Buang air besar lebih dari sekali dalam sehari dengan kuantitas yang lebih banyak dari biasanya,
lebih cair, dan mengandung lendir atau darah.
· Daerah sekitar mulut kering, mata dan ubun-ubun cekung menandakan bahwa si kecil kekurangan
cairan.
· Tidak memiliki napsu makan.

11. Kapankah bayi baru dapat melihat dengan fokus dan membedakan obyek yang dilihatnya ?
Paham umum yang berlaku mengatakan bahwa bayi baru dapat melihat dengan jelas beberapa bulan
stelah lahir. Namun, dengan cara pengujian tertentu kini telah diketahui bahwa hanya beberapa minggu
setelah kelahirannya, si kecil sudah dapat melihat dan membedakan obyek yang dilihatnya. Hanya saja,
jarak pandangnya masih sangat terbatas, yaitu 8 - 15 inci dari matanya. Sesungguhnya ini adalh
jarak yang terentang antara wajah bayi dengan wajah ibu ketika menyusui.

12. Mungkinkah menyusui dalam posisi tidur pada malam hari menyebabkan infeksi telinga pada bayi
baru ? Menyusui si kecil dengan posisi tidur sama sekali tidak ada hubungannya dengan infeksi
telinga si kecil. Sebaliknya, menyusui pada malam hari, apapun posisinya. justru membantu ibu
menyiapkan produksi ASI-nya, yang berarti menurunkan resiko infeksi telinga pada si kecil.

13. Apakah jadwal imunisasi bayi prematur berbeda dengan bayi lahir cukup bulan ?
Anak yang lahir prematur memang memiliki banyak kekhususan. Ada yang perkembangannya lebih lambat
dibandingkan dengan bayi lahir cukup bulan, dan ada yang justru lebih cepat. Tetapi semua itu
sehubungan dengan perkembangannya. Perlu diketahui bahwa jadwal imunisasi tidak diatur berdasarkan
perkembangan dan kematangan usia kelahiran, melainkan berdasarkan kebutuhan si kecil yang dihubungkan
dengan waktu setelah si kecil lahir.

14. Apakah bayi baru lahir sudah bisa mendengar dengan sempurna ?
Kemampuan mendengar sudah sangat baik dimiliki si kecil ( yang lahir tidak dengan kendala
kemampuan mendengar ) sejak lahir. Namun, reaksi si kecil dalam menanggapi berbagai bunyi- bunyian sangat
berbeda dengan kita, orang dewasa. Bayi baru biasanya hanya mengerdip, bergidik, atau menahan
napas ketika mendengar bunyi-bunyian. Setelah sedikit besar, biasanya respons si kecil terhadap bunyi
akan berkembang. Ia, misalnya, akan mulai menangis ketika mendengar bunyi yang mengejutkan.

15. Apakah yang harus diperhatikan sehubungan dengan mengganti popok bayi ?
Agar si kecil nyaman dan aman, hal yang sebaiknya dilakukan adalah :
- Jangan meninggalkannya tanpa diawasi ketika Anda pergi mengambil kebutuhan untuk mengganti
popok.
- Selalu letakkan salah satu tangan Anda pada tubuh bayi selama mengganti popok, demi mencegah dia
bergerak.
- Periksalah keadaan popoknya setiap kali si kecil habis disusui.
- Jika anda menggunakan air panas untuk membersihkan si kecil, hindari menggunakan sabun, karena
umumnya sabun mengandung alkalis dan bersifat " tajam" bagi kulit bayi yang halus.
- Saat membersihkan sekitar kelamin si kecil, lakukanlah dengan gerakan dari depan ke belakang,
dari arah alat kelamin menuju anus.

16. Perlukah gigi si kecil yang baru tumbuh disikat ?
Gigi si kecil yang baru tumbuh, tidak perlu disikat. Sekalipun demikian, demi menjaga kebersihan
dan kesehatan mulutnya, berikanlah air putih setiap si kecil selesai makan atau minum.
Penggunaan sikat gigi pada anak, umumnya dilakukan ketika setengah dari jumlah keseluruhan gigi
sudah tumbuh. Dan biasanya ini terjadi ketika anak berusia 2 tahun.

17. Berapakali sehari bayi baru lahir perlu dimandikan ?
Pada minggu-minggu awal kehidupan, mandi biasanya menjadi saat yang mencemaskan, baik bagi bayi
maupun orangtua. Pada minggu pertamanya bayi baru tidak dimandikan dalam bak melainkan dilap dengan
handuk lembut yang dilembabkan. Didaerah tropis seperti negara kita, lakukanlah ini 2 kali sehari,
agar kulit si kecil tetap bersih dan tidak lengket oleh keringat.

18. Perlukah si kecil diberi bedak setiap habis mandi ?
Sebaiknya kulit si kecil diberi bedak setiap kali habis mandi. Karena bedak melapisi kulit dan
membuatnya tetap segar, tidak lengket dan tidak mudah teriritasi karena gesekan.

19. Bagaimana mengatasi ruam popok ?
Ruam biasanya diakibatkan oleh bakteri yang berkembang biak di sela popok dan kulit si kecil. Hal
ini dapat terjadi jika popok si kecil dibiarkan lembab beberapa waktu. Hal yang dapat dilakukan
demi memerangi ruam popok, adalah dengan senantiasa memastikan popok dalam keadaan kering. Jika
sudah terjadi ruam, maka segera bawa si kecil ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

20. Bagaimana mengajarkan si kecil bersabar ?
Anaka belajar berperilaku dengan mencontoh perilaku kita ketika memberi respon kepada mereka.
Faktor penentu yang dapat membantu si kecil belajar untuk bersabar mendapatkan perhatian kita adalah
dengan membuatnya mengerti bahwa Anda tidak selalu datang ketika dia menangis. Ketika Anda sedang
melakukan sesuatu saat dia menangis, bersuaralah, Misalnya dengan mengatakan agar dia menunggu
sebentar, Anda akan segera datang setelah selesai melakukan sesuatu. Jika ini senantiasa dilakukan, si
kecil lambat laun akan mengerti bahwa kebutuhannya tetap akan terpenuhi sekalipun harus menunggu
sebentar.

21. Dapatkah jus buah diberikan pada bayi ?
Saat masih mendapat ASI ekslusif, bayi belum membutuhkan makanan tambahan lain, kecuali jika
dokter menyarankannya. Ini berarti bayi sebaiknya tidak mendapatkan apa pun, baik air putih, sereal
ataupun jus. Seluruh kebutuhan gizi si kecil pada usia ini didapatnya dari ASI. Sesaat setelah
mendapatkan makanan padat, biasanya setelah berusia 4 bulan, si kecil dapat segera diberikan jus. Hanya
saja, jangan memberinya lebih dari setengah gelas sehari, dan pastikan si kecil mendapatkan jus
setelah makan makanan padat dan minum ASI.

22. Apakah memar pada bayi menandakan ia kekurangan vitamin ?
Kekurangan vitamin biasanya tidak menyebabkan memar pada kulit. Memar-memar pada bayi yang aktif,
umumnya dianggap wajar. Tetapi jika si kecil lebih sering mengalami memar-memar dibandingkan
dengan anak lain, segera berkonsultasilah ke dokter.

23. Mengapa bayi seringkali menolak minum ketika sakit ?
Biasanya bayi menolak minum ketika sakit karena radang di tenggorokannya. Jika hal ini terjadi,
cobalah memberi minum dengan cara menyendokkan cairan sedikit demi sedikit. Jangan biarkan si kecil
yang sedang sakit tidak menyentuh cairan sama sekali, karena dapat mengakibatkan ia mengalami
dehidrasi ( Kekurangan cairan dalam tubuh - Red ).

24. Mungkinkah demam tinggi yang diderita pada masa bayi mengakibatkan kerusakan otak ?
Sekalipun pada dasarnya membuat anak merasa tidak nyaman, demam yang disebabkan infeksi ringan,
tidak akan menyebabkan kerusakan otak. Yang perlu diingat adalah, infeksi biasa tidak akan menaikkan
suhu tubuh lebih dari 41°C.

25. Mengapa kulit di daerah sudut mata bayi seringkali kering dan mengelupas ?
Ada banyak hal yang menyebabkan kulit didaerah sudut mata bayi sering kali kering dan mengelupas.
Tetapi sebab yang umum adalah karena infeksi bakteri atau tersumbatnya kelenjar air mata. Cobalah
membersihkan sudut mata tersebut dengan kapas yang telah dicelupkan dalam air panas. Namun, kalau
keluhannya tidak berkurang, segera bawa si kecil ke dokter untuk ditangani lebih lanjut.